<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/var/www/html/setiadiv3/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="108">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Efktivitas Komunikasi Radiografer Pada Kepuasan Pasien di Instalasi Radiologi RS XYZ]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Evie Kusmiati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Erwin Santoso Sugandi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Edwin Suharlim</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Intan Masita Hayati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ria Andriyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Other]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[1]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Lembaga Penerbit]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[JURNAL]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Efektivitas komunikasi merupakan aspek penting dalam pelayanan kesehatan karena berperan besar dalam menentukan
tingkat kepuasan pasien. Dalam prosedur pemeriksaan kontras konvensional, komunikasi yang efektif diperlukan untuk
menyampaikan informasi terkait metode, manfaat, risiko, serta persiapan pemeriksaan. Berdasarkan survei wawancara terhadap
30 pasien dan keluarganya di Instalasi Radiologi RS XYZ, sebanyak 23 responden mengeluhkan ketidakpuasan terhadap
komunikasi petugas radiologi. Keluhan tersebut meliputi kurangnya pemahaman terhadap instruksi dan penjelasan, penjelasan
yang kurang terstruktur, adanya komponen yang tidak dijelaskan sebelum pemeriksaan, serta penggunaan bahasa yang sulit
dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi radiografer terhadap tingkat kepuasan pasien yang
menjalani pemeriksaan kontras konvensional di Instalasi Radiologi RS XYZ. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif
kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 30 responden, yakni pasien
atau keluarganya yang menjalani pemeriksaan kontras konvensional di RS XYZ, dan dianalisis menggunakan rumus indeks
persentase (%). Penelitian dilakukan pada Mei hingga Juni 2025 dengan fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas
komunikasi, yaitu rasa hormat, empati, kemampuan mendengar, kejelasan, dan kerendahan hati. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa indikator rasa hormat memperoleh skor 68% (kategori cukup puas), empati 81% (puas), kemampuan mendengar 88%
(puas), kejelasan 85% (puas), dan kerendahan hati 75% (puas). Persentase terendah terdapat pada indikator rasa hormat,
sedangkan tertinggi pada kemampuan mendengar. Secara keseluruhan, efektivitas komunikasi radiografer terhadap kepuasan
pasien pada pemeriksaan kontras konvensional mencapai 61%, yang dikategorikan dalam tingkat kepuasan “puas”.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[11402]]></ministry><studentID><![CDATA[]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><departementID><![CDATA[Radiodiagnostik & Radioterapi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[https://drive.google.com/file/d/1zg25suXFgM9pCGgOHI3fOlNCa1yfh2qC/view]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Yarsi Pratama University Repository Yarsi Pratama University]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[108]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-23 11:10:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-23 11:10:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>